animasi bergerak gif
Gaara

Selasa, 20 November 2012

Hujan Bulan Desember

hheum..
kalau denger kata hujan, pasti yg terbayang dalam benakk kita yaitu bayangan dmn air yg jatuh keroyokan dari langitt gelap alias mendung..

yyaa.. itu bener..
tapii.. pernah ga sih, kita pernah coba brpikir lebih dalam ttg hujan..
dmn hujan merupakan salah satu bntukk ni'mat Allah krna rahmat n rahimNya buat kelangsungan hidup makhlukNya, para penduduk bumi..

dan sekarang kenyataannya, bnyakk juga yya manusia yg kurang bersyukur atas hujan.. (wahh, masakk sihh?)
buktinya yg bisa kita lihat, tiap musim hujan datang pastii dmn2 terjadi banjir.. nah itu sebab dari kurangnya rasa syukur kita, lho.. (koq bisa?)

yupz.. mari kita bayangkan, kalo kita bersyukur, pasti Allah ga akan mndatangkan banjir, malah akan mnambah karuniaNya sprti tanah yg subur dan tanaman2 yg bisa mmbawa manfaat utk manusia, contohnya. kan janji Allah juga yya.. kalau kita bersyukur, niscaya akan Allah tambah ni'matnya.. tapii kalau ga brsyukur, ingatlah, adzab Allah itu sangatlah pedih.. nah tuuhhh..

dan jugaa.. banjir itu akibat dari manusia yg ga bisa mnjaga lingkungannya.. mulai dari hal kecil sepertii buang sampah sembarangan, sampaii masalah kompleks sepertii mnebang pohon yg mrupakan paru2 dunia.. itu suatu bukti bahwa manusia kurang brsyukur jugaa..

belum lagii dengan munculnya brbagai penyakit seiring datangnya musim hujan.. wahh.. seakan2 misalkan sepertii penyakit influenza aja, mewabah dengan cepattnya d brbagai tempatt dan mnyerang siapa saja tnpa pandang bulu.. kalau sudah begitu, semua pihak so pastii jadi kewalahan mnghadapinya.. mewabahnya penyakit juga bisa jadii suatu bukti karena kurang bersyukurnya manusia.. kurang mnjaga kesehatan maupun lingkungan mnjadii faktor kuatt..

so, buatt temen2 smua yya.. mari kita mulaii berpikir lebih mndalam dlm mnghadapi suatu tanda keMaha KuasaanNya.. apapun itu.. karena sgala sesuatunya yg datang dari Allah pastii mmbawa kemaslahatan bagii makhlukNya, para penghuni bumi.. dan justru manusia lah yg mnjadikannya suatu kemadharatan..

wallahu'alam bi shawab..

Minggu, 18 November 2012

@18 11 12

dilema..
*atau galau? -masihh jaman, ya..? hari gini gitu..

tapii.. mungkin aja, sih.. >.<

lazimnya kalau seseorang d hadapkan pada suatu pilihan, pastii bingung yaa..
begitupun aku..

pilihan utk masa depan, dmn segala sesuatunya statusnya masih ghaib buat ku..
*tentunya slalu mnta ptunjukk dr Allah en slalu mngharap ridhaNya atas penetapan pilihan..

yapz.. this is 'bout my goal after graduate from senior high school..
there're 3 choices..

1. IPB - meteorologi
    aku tertarik masukk meteorologi dan akhirnya bisa brkecimpung d BMKG.. mngabdikan diriku utk kemaslahatan org bnyakk.. dgn mmpelajari iklim, cuaca en sejenisnya..

2. UIN Walisongo - Ilmu Falak
    aku suka ilmu falak - ilmu astronomi terapan.. ga kalah pentingnya mempelajari ilmu ini.. utk kemaslahatan org bnyak juga.. dewasa ini, d indonesia masih jarang orang yg berkecimpung d dalamnya.. memang sih.. berawal dari kesukaan ku trhadap astronomi sejakk SMP.. tapii.. ilmu falakk.. itu.. lebih bermanfaat utk agama ku kelakk.. dan lagii.. pesantren mmbutuhkannya..

3. ITB - Astronomi
    yupz... this is my ambition since junior high school.. dunia ku seakan-akan sempit karna pikiran ku hanya dipenuhi ITB ktika itu.. rasanya ga ada tempat lain selain ITB untuk ku kuliah.. yya.. tapii untuk saat ini entahlah..

Allah yg maha membolak-balikkan hatii..
moga yg terbaikk lah yg ada pda akhirnya.. hheum..

keep spirit for me..!! \(^o^)/ (y)

Kamis, 15 November 2012

kunang-kunang

Kalau malam ini kita tatap langit, siapa yang berani jamin kita bisa lihat langit malam berwarna hitam bersih dengan gemintang bertabur menghiasi, apalagi kalau kita domisili kota. Hheum...... coba kita flashback beberapa tahun ke belakang, dimanapun kita berada, langit malam yang dilihat pasti sama : HITAM BERSIH. Gemintang pun dengan anggunnya berkelap-kelip menghiasi, menyapa para penghuni langit dan bumi.
Tak ketinggalan juga binatang malam pun, katakan seperti kunang-kunang, ia pun seakan ikut meramaikan kehidupan langit malam yang hitam dengan cahaya yang dihasilkannya.
Melalui sel pemantul cahaya yang mengandung banyak senyawa luciferin, senyawa tersebut bereaksi dengan bantuan enzim yang disebut luciferase dan bereaksi dengan oksigen. Hasil dari reaksi tersebut menghasilkan energi yang timbul sebagai cahaya yang dibantu oleh senyawa NO (Nitrogen Monoksida) sebagai penghantar sinyal. Sistem kerja syaraf akan mengatur perut kunang-kunang untuk mengeluarkan flash secara periodik dan teratur. Hasilnya terlihatlah kunang-kunang akan berkelap-kelip.
Berbicara tentang kunang-kunang, di negeri lembah gunung Fuji disana ada satu lagu berjudul Hotaru no Hikari (cahaya kunang-kunang) yang menjadi suatu budaya, dipersembahkan sebagai lagu perpisahan, dalam acara kelulusan sekolah.

Senin, 12 November 2012

Bintang Biru

Langit malam tersapu bersih oleh tatapan mata jeliku. Berusaha mencari setitik cahaya saja yang sudi menyapaku. Nihil. Awan mendung berkelabu memupuskan harapanku. Begitupun polusi cahaya bumi yang menghujam, menambah perih hatiku. Tanpa sadar, sedetik kemudian, lelehan air mata membentuk alur meliuk memanjang dari sebuah indra dan bermuara di pucuk dagu.

Kesepian. Satu rasa yang membuat duniaku seakan menjadi sempit. Malam ini, hari ini. Segala yang telah bergulir menyesakkan dada. Membuat pikiran jenuh menghantui. Segumpal awan itu. Merasuki pikiranku. Perlahan, membentuk sketsa. Aku begidik.

Bentuk wajah, detail raut dan garisnya. Tatapan mata yang teduh. Seolah aku bisa merasa semuanya. Semua membuncah. Bermain dalam memoriku.

Ia yang dikala teriknya mentari menghujam dunia, masih sempat menyapaku. Senyuman yang menghias wajahnya, menarikku untuk membalasnya. Lebih dari itu, ia menghampiriku. Tangan kanannya sedikit mengepal, menggenggam sesuatu.

"Maaf," satu kata ia berucap. Membuatku sedikit tak yakin dengan apa yang baru saja terlontar dari lisannya. Belum sampai aku berpikir apa ada yang salah dengan pendengaranku, ia berkata lagi.

"Kemarikan tanganmu," lebih mirip dengan sebuah perintah. Aku menatapnya bingung. Namun, naluriku menuruti perkataannya.

"Ini perpisahanku."

Astaga, batinku terkejut.

Apa yang tersembunyi dalam genggamannya terkuak. Sebuah origami berbentuk bintang berwarna biru yang bercahaya diterpa terik mentari berhasil membuatku terhenyak. Sejenak saja kemudian aku mengangkat kepala, ia telah menghilang dari pandanganku.

Setelah usaha pencarianku melahirkan peluh, aku semakin terdiam. Apa yang baru saja terjadi, singkat dan berlalu begitu cepat. Ia meninggalkanku. Teman yang melebihi apapun di dunia ini. Janjinya yang tak pernah terhapus dalam ingatan akan bintang biru tanda perpisahan yang suatu saat akan terjadi, namun entah kapan, kini telah terbayar.

"Pegang janjiku. Jikalau aku benar harus pergi, aku tak akan membiarkanmu sendiri. Ku titipkan diriku dalam sebuah bintang berwarna biru yang hanya untukmu..."

annHaibara.kuchiki.Gaara
3 10 12 14.00

Padi *oriza sativa

^padi itu makin berisi makin merunduk..
 -manusia makin berilmu makin "andap asor"

^sebelum digiling, dijemur dulu biar kuat..
 -pembentukan mental yang kuat sebelum berhadapan dengan yang lain, karena digiling itu akan bergesekan dengan yang lain
 -manusia yang hidup bersosial pasti ada jalanan terjal dalam proses kehidupan

^setelah bersusah-susah digiling pun menghasilkan beras..
 -hasil akhirnya yang manis telah dikecap bagi mereka yang selalu berusaha dan mau bekerja keras demi kesuksesan masa depan